Lewati ke konten utama

Pendaftaran PMB 2026/2027 · 1 Mei–30 Agustus 2026

Logo ITBKM Muna BaratITBKM Muna Barat

Pengabdian

KKN Ahmad Dahlan Mengabdi Dirikan Ruang Literasi di 11 Desa Muna Barat

Oleh Humas ITBKM Muna Barat
Mahasiswa KKN Ahmad Dahlan Mengabdi menata buku dan menyiapkan Ruang Literasi untuk meningkatkan minat baca anak-anak
Mahasiswa KKN Ahmad Dahlan Mengabdi menata buku dan menyiapkan Ruang Literasi untuk meningkatkan minat baca anak-anak

Mahasiswa KKN ADi mendirikan ruang literasi untuk meningkatkan minat baca dan budaya literasi anak-anak serta remaja di wilayah Muna Barat.

Muna Barat,

Mahasiswa KKN Ahmad Dahlan Mengabdi (ADi)mendirikan Ruang Literasi pada hari Sabtu (29/8-2026) di 11 Desa wilayah MunaBarat Sulawesi Tenggara. Adapun Desa yang dimaksud adalah Desa Sukadamai,Waturempe, Lombu Jaya, Morubeam Guali, Lahaji, Lapolea, Waulai, Walelei,Wamelai, dan Watumela Muna Barat.

KKN Ahmad Dahlan Mengabdi yang tahun iniberlokasi di Sulawesi Tenggara diikuti oleh 82 mahasiswa dari 5 PTM wilayahSulawesi Tenggara yaitu Universitas Ahmad Dahlan, Universitas MuhammadiyahButon, Universitas Muhammadiyah Kendari, ITBM Wakatobi, dan ITBMK Muna Barat. Salahsatu program bersama adalah mendirikan ruang-ruang literasi atau pojok baca di11 Lokasi. Tujuannya untuk meningkatkan budaya baca dikalangan anak dan remaja.

Menanggapi didirikannya 11 ruang literasi disemua desa yang digunakan Lokasi KKN Ahmad Dahlan Mengabdi, Rektor ITBM MunaBarat, Bapak Dr. Rasid, M.Pd. mengapresiasi dan sangat senang karena secara langsung mahasiwaberkontribusi meningkatkan minat baca bagi anak-anak dan remaja di KapulauanMuna. “Alhamdulillah 11 ruang literasi tersedia di 11 desa di wilayah MunaBarat. Masyarakat sangat positif terutama anak-anak karena tersedia buku-bukubacaan yang menarik dan menjadi tempat berkreativitas.”

Menurut Pak Tia, M.Pd, salah satu DPL dariITBMK Muna Barat, saat diwawancarai menyampaikan, “Program pendirian ruangliterasi atau Pojok Baca di 11 desa di Muna Barat khususnya bagi masyarakat DesaLombu Jaya dan Desa Marobea sangat positif dan strategis. Program ini tidakhanya menyediakan akses bacaan atau literasi bagi anak-anak atau remaja danmasyarakat, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berkumpul yang dapatmeningkatkan minat baca serta budaya literasi Masyarakat”. Pernyataan inidiperkuat oleh Dafa, salah satu mahasiwa KKN di Desa Lahaji yang menyatakanbahwa membuat Pojok Baca agar anak-anak bisa menanamkan rasa cinta pada bukusedini mungkin sekaligus membangun budaya membaca di lingkungan mereka.

Harapannya, dengan dibukanya ruang-ruangliterasi atau pojok baca di 11 Desa oleh mahasiswa KKN ADi, dapat dimanfaatkansecara berkelanjutan, melibatkan masyarakat, pemuda, dan anak-anak, sehinggamanfaatnya tidak berhenti pada saat program dilaksanakan, tetapi terusberkembang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Lombu Jaya dan Marobea.Selain program membangun ruang literasi di 11 desa, program lain jugadilaksanakan seperti pengolahan sampah, web desa, UMKM, pariwisata, pangananlokal, penanaman pohon, dan program lainnya yang mendukung program desamasing-masing.

Baca Selanjutnya

Berita terkait