ITBKM Muna Barat melakukan peninjauan terhadap 11 posko KKN ADI ke-160 untuk memastikan kesiapan tempat tinggal mahasiswa sebelum pelaksanaan pengabdian di Kabupaten Muna Barat.
Muna Barat - Tim Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah Muna Barat melakukan peninjauan kesiapan posko mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Antar Daerah atau KKN ADI ke-160 yang tersebar di 11 desa dan kelurahan di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan sebelum mahasiswa mulai menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan tempat tinggal mahasiswa berada dalam kondisi yang layak, aman, dan nyaman. Tim memeriksa sejumlah aspek penting, mulai dari kondisi bangunan dan ruangan, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), kelistrikan, peralatan dapur, kebersihan lingkungan, akses menuju posko, hingga kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mahasiswa.
Kesiapan fasilitas tersebut menjadi perhatian penting mengingat mahasiswa dijadwalkan melaksanakan KKN ADI di Muna Barat mulai 15 Agustus hingga 15 September 2026. Dengan pengecekan sejak awal, berbagai kebutuhan yang masih perlu dilengkapi atau diperbaiki dapat segera ditindaklanjuti sebelum mahasiswa menempati posko masing-masing.
Selain melakukan pemeriksaan fisik, tim ITBKM Muna Barat juga membangun komunikasi dengan pemilik rumah, kepala desa, serta aparat desa di lokasi KKN. Koordinasi tersebut dilakukan untuk membangun kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemilik tempat tinggal, pemerintah desa, dan masyarakat selama pelaksanaan KKN ADI ke-160.
Posko mahasiswa nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi pusat kegiatan dan koordinasi selama program berlangsung. Dari posko tersebut, mahasiswa akan merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi berbagai program kerja yang berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat.
Dokumentasi kegiatan menunjukkan peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi, antara lain Walelei, Lapolea, Waulai, Wamelai, Lahaji, Latugho, Guali, Sukadamai, Marobea, Lombu Jaya, dan Waturempe.
Melalui peninjauan tersebut, ITBKM Muna Barat dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi masing-masing posko sehingga kebutuhan yang masih belum terpenuhi dapat segera disiapkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan KKN ADI berlangsung secara tertib, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian.
Pelaksanaan KKN ADI di Kabupaten Muna Barat juga memperoleh dukungan dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, perangkat desa, satuan pendidikan, pelaku UMKM, hingga masyarakat setempat. Sinergi tersebut diharapkan membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Muna Barat.
ITBKM Muna Barat akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan rangkaian KKN ADI ke-160 berjalan dengan baik dan mampu memberikan manfaat, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat di Kabupaten Muna Barat.
Foto lainnya







