Lewati ke konten utama

Pendaftaran PMB 2026/2027 · 1 Mei–30 Agustus 2026

Logo ITBKM Muna BaratITBKM Muna Barat

Pengabdian

82 Mahasiswa KKN ADI ke-160 Resmi Diterima di Kabupaten Muna Barat

Oleh Humas ITBKM Muna Barat
Bupati Muna Barat La Ode Darwin bersama jajaran pemerintah daerah, ITBKM Muna Barat, dan mahasiswa berfoto bersama dalam acara penerimaan KKN ADI ke-160.
Bupati Muna Barat La Ode Darwin bersama jajaran pemerintah daerah, ITBKM Muna Barat, dan mahasiswa berfoto bersama dalam acara penerimaan KKN ADI ke-160.

Sejumlah 82 mahasiswa dari sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah resmi diterima oleh Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan akan melaksanakan pengabdian di 11 desa selama satu bulan.

Muna Barat - Sebanyak 82 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Ahmad Dahlan (KKN ADI) ke-160 resmi diterima di Kabupaten Muna Barat pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Penerimaan mahasiswa dilakukan oleh Bupati Muna Barat La Ode Darwin bersama jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat dalam rangkaian kegiatan penyambutan dan pelepasan mahasiswa menuju lokasi pengabdian.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah Muna Barat tersebut menjadi momentum dimulainya pelaksanaan KKN ADI ke-160 di Kabupaten Muna Barat. Para mahasiswa dijadwalkan menjalankan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama satu bulan, mulai 15 Agustus hingga 15 September 2026.

Peserta KKN ADI ke-160 berjumlah 82 mahasiswa yang berasal dari lima Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta mengirimkan 18 mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Kendari sebanyak 9 mahasiswa, Universitas Muhammadiyah Buton sebanyak 13 mahasiswa, Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah Wakatobi sebanyak 10 mahasiswa, serta Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah Muna Barat sebanyak 32 mahasiswa.

Para mahasiswa tersebut disebar ke sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Muna Barat, di antaranya Desa Sukadamai, Waturempe, Lombu Jaya, Marobea, Guali, Lahaji, Waulai, Lapolea, Walelei, Latugho, dan Kelurahan Wamelai. Setiap posko ditempati sekitar 7 hingga 8 mahasiswa yang akan tinggal dan menjalankan program pengabdian bersama masyarakat selama pelaksanaan KKN.

Dalam acara penerimaan tersebut turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Muna Barat, Rika Purwaningsih Darwin, perwakilan dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng., bersama Tim Humas dan LPM.

Turut hadir pula perwakilan Universitas Muhammadiyah Buton yang diwakili oleh Dr. Rasman Wijaya, M.Pd., perwakilan Institut Teknologi Bisnis Muhammadiyah Wakatobi yang diwakili oleh Yamin, S.Kom., M.Kom., serta perwakilan dari Kapolres Muna Raya melalui Kapolsek Tiworo Kepulauan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Infokom, Sekretaris BAPPEDA Muna Barat, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Muna Barat, unsur Organisasi Perangkat Daerah lainnya, Ketua Badan Pembina Harian ITBKM Muna Barat, para camat dan kepala desa/lurah di wilayah KKN ADI ke-160, Wakil Rektor, dosen, dan mahasiswa ITBKM Muna Barat, serta masyarakat sekitar kampus.

Dalam kegiatan penerimaan tersebut, Bupati Muna Barat La Ode Darwin bersama jajaran Pemerintah Daerah menyambut kehadiran para mahasiswa sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN ADI. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Rangkaian acara penerimaan turut dimeriahkan dengan penampilan tarian adat Muna Raya sebagai bentuk penyambutan kepada para tamu dan mahasiswa peserta KKN ADI ke-160. Penampilan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengenalan kekayaan budaya lokal Kabupaten Muna Barat kepada mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah.

Selain agenda penerimaan mahasiswa, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Muna Barat dan Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari. Penandatanganan MoU tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Muna Barat dengan perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta bidang lain yang dapat dikembangkan bersama.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sambutan dari pihak terkait, penyerahan mahasiswa KKN ADI, pemberian cenderamata, serta prosesi simbolis pelepasan jaket almamater dan pemasangan rompi KKN ADI. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta serta tamu undangan.

Penerimaan mahasiswa menjadi tahap lanjutan dari berbagai persiapan yang sebelumnya telah dilakukan oleh ITBKM Muna Barat sebagai tuan rumah, mulai dari koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Muna Barat hingga peninjauan kesiapan posko mahasiswa di lokasi KKN.

Setelah kegiatan penerimaan selesai, mahasiswa diberangkatkan menuju desa dan posko masing-masing untuk mulai beradaptasi dengan lingkungan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat sebelum menjalankan program kerja.

Selama pelaksanaan KKN ADI, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan melalui berbagai kegiatan pengabdian yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, beradaptasi, serta menyelesaikan persoalan secara langsung di lapangan.

Pelaksanaan KKN ADI ke-160 di Kabupaten Muna Barat diharapkan semakin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, Pemerintah Kabupaten Muna Barat, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat serta mendukung pembangunan daerah.

ITBKM Muna Barat sebagai tuan rumah akan terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar rangkaian KKN ADI ke-160 hingga 15 September 2026 dapat berjalan dengan tertib, aman, lancar, serta memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Muna Barat.

Baca Selanjutnya

Berita terkait