Tim ITBKM Muna Barat bertemu Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, untuk mematangkan persiapan penerimaan mahasiswa KKN ADI 2026 yang melibatkan lima Perguruan Tinggi Muhammadiyah.
Muna Barat - Tim Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah Muna Barat melakukan pertemuan dengan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, pada Senin, 3 Agustus 2026. Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk mematangkan persiapan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Antar Daerah atau KKN ADI ke-160.
Dalam pertemuan tersebut, ITBKM Muna Barat diwakili oleh jajaran pimpinan dan tim kampus, termasuk Pelaksana Tugas Rektor serta Wakil Rektor. Kehadiran tim tersebut merupakan bagian dari upaya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Muna Barat agar seluruh rangkaian KKN ADI dapat dipersiapkan dengan baik.
KKN ADI ke-160 akan diikuti oleh lima Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yaitu Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Muhammadiyah Buton, Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi, serta ITBKM Muna Barat.
Pada pelaksanaan tahun ini, ITBKM Muna Barat dipercaya menjadi tuan rumah atau host. Oleh karena itu, dukungan dan koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Muna Barat menjadi hal penting, terutama dalam mempersiapkan penerimaan peserta, lokasi kegiatan, pendampingan mahasiswa, serta pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
Pertemuan bersama Bupati La Ode Darwin membahas kesiapan pemerintah daerah dan pihak kampus dalam menyambut mahasiswa peserta dari berbagai perguruan tinggi. Koordinasi juga diarahkan pada penyelarasan program KKN dengan kebutuhan masyarakat dan potensi yang dimiliki oleh desa atau wilayah yang menjadi lokasi kegiatan.
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyambut baik rencana pelaksanaan KKN ADI ke-160 di Kabupaten Muna Barat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, sekaligus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui KKN ADI, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar secara langsung di tengah masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Mahasiswa dapat berkontribusi melalui program pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, teknologi, ekonomi, serta pengembangan potensi lokal.
Bagi ITBKM Muna Barat, kepercayaan sebagai tuan rumah menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antarkampus Muhammadiyah serta memperkenalkan potensi Kabupaten Muna Barat kepada mahasiswa dari berbagai daerah.
Setelah pertemuan tersebut, ITBKM Muna Barat akan melanjutkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Muna Barat, perguruan tinggi peserta, pemerintah kecamatan dan desa, serta pihak-pihak terkait lainnya. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan penerimaan dan pelaksanaan KKN ADI ke-160 berjalan tertib, aman, lancar, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.




